Sabtu, 26 November 2016

6 Potret 'Luar Biasa' dari Kendaraan Bermuatan Berlebih

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kendaraan tentunya memiliki batas beban untuk mengangkut berapa banyak barang yang boleh dibawa untuk alasan keamanan, tapi hal tersebut tidak menghentikan pengemudi untuk sembarang berkendara dengan beban yang berlebih! Apakah itu truk, skuter, sepeda motor, atau becak dan banyak kendaraan kecil lainnya.

Namun di beberaa negara, masih ada saja pemandangan sangat mengejutkan dalam mengangkut beban berat. Luar biasa!

Meskipun banyak orang mungkin tidak punya pilihan, mengangkut beban berat pada kendaraan Anda merupakan pemikiran yang buruk. Anda harus mempertimbangkannya terlebih dahulu, sebelum terjadi kerusakan pada rem, ban dan mesin pada kendaraan Anda. Bahkan berakibat fatal dengan menghilangkan nyawa orang lain akibat kecelakaan.

Berikut 6 potret kendaraan dengan muatan berlebih yang dikutip dari Bored Panda, Selasa (7/7/2015):

http://global.liputan6.com/read/2267515/6-potret-luar-biasa-dari-kendaraan-bermuatan-berlebih?source=search

-Stefanny Adeline-



Lukisan Menakjubkan di 'Kanvas' Manusia

Liputan6.com, Wina - World Bodypainting Festival atau Festival Melukis Tubuh Sedunia diadakan setiap tahun pada 3-5 Juli di Portschach, Austria. Acara tersebut menghadirkan karya-karya fantastis yang dibuat di atas kanvas unik.

Pada Festival Melukis Tubuh ini, menampilkan karya menakjubkan seniman dari seluruh dunia pada kanvas dari tubuh manusia. Tahun ini, warna-warni yang ditampilkan berbeda dari biasanya atau dikemas dalam nuansa baru.

Selain itu, terdapat pameran lukisan para seniman dari 47 negara. Hadiahnya lebih dari $ 46.000 atau sekitar Rp 612 juta.

Sekitar 30 ribu pengunjung mendatangi "BodyPaint City" -- sebuah taman terbuka di mana mereka bisa melihat rumitnya melukis pada tubuh.


-Stefanny Adeline-

Rumah Tebing Berkolam Renang yang Menakjubkan

Liputan6.com, Yunani - Mempunyai rumah di padatnya penduduk, tentu sudah biasa. Tapi tidak dengan rumah yang satu ini.

Duo arsitek asal Yunani, Laertis Antonios Ando Vassiliou dan Pantelis Kampouropoulos mendesain tempat tinggal di atas tebing curam. Meski terlihat mengerikan, namun pemandangan yang disajikan terlihat begitu indah.

Rumah mewah yang menarik perhatian itu disebut 'Casa Brutale'.

Dua arsitek Yunani ini juga membuat kolam renang di bagian atap, sementara dibuat dinding bawah tanah untuk membantu melindungi bangunan agar tetap sejuk.

Konsep rumah menggantung di tebing ini benar-benar mengagumkan dan menakjubkan.

http://global.liputan6.com/read/2267452/rumah-tebing-berkolam-renang-yang-menakjubkan?source=search

-Stefanny Adeline-





Traktor Mini Penggali Ruang Bawah Tanah

Liputan6.com, Kanada - Jika biasanya menggali menggunakan cangkul atau traktor, pria asal Kanada bernama Joe Murray, malah memakai remote-controlled earthmovers. Proses itu digunakan untuk membuat ruang bawah tanah rumahnya.

Remote-controlled earthmovers yang digunakan di sini berupa alat berat seperti traktor berukuran mini, yang menggunakan pengendali jarak jauh.

Pembuatan ruang basement ini dilakukan Murray, karena ia ingin melarikan diri dari realitas sehari-harinya sebagai petani. Lalu ia mengubah pekerjaan yang tampaknya kecil menjadi hobi jangka panjang, dengan menggunakan alat-alat kecil sebagai mesin penggali.

Ruang bawah tanah yang dibuatnya rampung dalam kurun waktu 9 tahun. Namun, ia tidak berhenti begitu saja, berikutnya ia berencana membuat gudang dan kolam untuk keseibukannya pada dekade berikutnya.

http://global.liputan6.com/read/2274567/traktor-mini-penggali-ruang-bawah-tanah?source=search

-Stefanny Adeline-

Menyembunyikan Mobil Baru di Balik Karat

Liputan6.com, Glasgow - Ada banyak cara untuk melindungi mobil Anda dari pencurian. Pemilik mobil Volkswagen Transporter ini memutuskan untuk menghindari kejahatan dengan cara yang berbeda dengan yang lainnya, yaitu melapisi kendaraan barunya dengan karat.

Karya seni membungkus lapisan karat itu dilakukan oleh Clyde Wraps di Glasgow, Skotlandia. Ia juga terlibat dalam mengambil pengukuran secara tepat dari seluruh mobil, sehingga memungkinkan seniman menempatkan karat terlihat nyata.

Sang seniman sengaja membuat seolah-olah lapisan karat memang terbentuk alami, akibat tetesan air dari pegangan, kaca dan bingkai kendaraan.

"Hanya butuh 3 hari bagi polisi untuk menariknya dan bertanya apa yang terjadi dengan semua karat," tulis Wraps Clyde.

"Harap dicatat, bahwa tidak ada yang ilegal tentang pergi ke kota dengan grafis pada kendaraan Anda, tetapi mungkin membingungkan orang lain!".

http://global.liputan6.com/read/2266956/menyembunyikan-mobil-baru-di-balik-karat?source=search

-Stefanny Adeline-

Karya Seni Unik dari Tumpahan Kopi

Liputan6.com, Roma - Membuat karya seni menakjubkan tak melulu harus menggunakan bahan-bahan mahal. Di tangan Giulia Bernardelli, kopi tumpah pun bisa dijadikan medianya.

Karya seniman Italia 27 tahun yang bergelar sarjana seni rupa dari Bologna, Italia ini selalu spontan. Tak jarang terjadi karena kecelakaan menumpahkan kopi.

Meski demikian, seniman yang bekerja dengan anak-anak di sebuah museum ini mampu membuat karya-karya indah. Seperti wajah wanita cantik, artis, kapal laut hingga taman bermain.

"Aku memutuskan untuk mengganti kuas dengan apa yang ditawarkan alam, seperti daun, kulit buah, atau hanya makanan," kata Bernardelli kepada Huffington Post.

"Aku tidak pernah merencanakan pekerjaanku terlebih dahulu... Sebagai contoh, ketika aku minum kopi, aku merenungkan nuansa bahwa aku bisa menciptakan sesuatu jika membaliknya di atas meja," ungkap Bernardelli.

http://global.liputan6.com/read/2266903/karya-seni-unik-dari-tumpahan-kopi?source=search

-Stefanny Adeline-



Landskating, Melukis dengan Sepatu Roda

Liputan6.com, Beijing - Melukis dengan kuas sudah biasa, bagaimana dengan menggunakan sepatu roda. 

Adalah Tian Haisu, seniman sepatu roda pertama di dunia. Ia pintar menggabungkan kecintaannya akan seni dan permainan sepatu rodanya, untuk membuat lukisan yang indah.

Ia mengkhususkan diri dalam lukisan lanskap tradisional China.

"Melukis dengan sepatu roda membuat perasaanku menyatu dengan seni. Melalui perantara ini, aku ingin memberikan bentuk tradisional lukisan 'hidup baru'," ungkap Tian yang mulai melukis sejak umur 3 tahun.

Untuk membuat lukisan-lukisan yang unik, Tian menggunakan sepasang sepatu yang dimodifikasi dengan cat hitam menempel pada bagian roda. Dia menempatkan cat hitam itu dalam pola yang disengaja di atas kanvas besar.

"Seluruh tubuhku terlibat, dan aku membuat semua karya lukis lanskap," katanya. "Ciptaan tersebut penuh dengan kekuatan, kecepatan dan ritme. Saya sangat bersemangat membuatnya, karena menunjukkan emosi yang sangat kaya dengan bentuk yang sederhana. Saya menyebutnya 'landskating'."

Lahir pada tahun 1988, Tian adalah lulusan dari Institut Seni San Francisco, dan saat ini ia menjadi mahasiswi seni di California. Penghargaan besar pertama ia terima pada usia 18 tahun, ketika salah satu karya seninya ditampilkan selama Olimpiade di China.

Sejak itu, ia diperkenalkan di seluruh China dan Amerika Serikat. Dia juga memenangkan berbagai penghargaan atas lukisannya, dan sekarang menjadi duta untuk Dana Pendidikan di Beijing Huaya.

Lukisan terbarunya, 'Blood-Lane-Line' saat ini dipajang di Fakultas Seni California. Karya setinggi 13 meter dengan lebar 6 meter itu digantung di dinding hingga menjuntai ke lantai. 

"Maksud dari penempatan itu untuk memberikan kesan bahwa langit dan bumi diisi dengan kesenian kreasiku," jelas Tian.


-Stefanny Adeline-