Sabtu, 26 November 2016

Menyembunyikan Mobil Baru di Balik Karat

Liputan6.com, Glasgow - Ada banyak cara untuk melindungi mobil Anda dari pencurian. Pemilik mobil Volkswagen Transporter ini memutuskan untuk menghindari kejahatan dengan cara yang berbeda dengan yang lainnya, yaitu melapisi kendaraan barunya dengan karat.

Karya seni membungkus lapisan karat itu dilakukan oleh Clyde Wraps di Glasgow, Skotlandia. Ia juga terlibat dalam mengambil pengukuran secara tepat dari seluruh mobil, sehingga memungkinkan seniman menempatkan karat terlihat nyata.

Sang seniman sengaja membuat seolah-olah lapisan karat memang terbentuk alami, akibat tetesan air dari pegangan, kaca dan bingkai kendaraan.

"Hanya butuh 3 hari bagi polisi untuk menariknya dan bertanya apa yang terjadi dengan semua karat," tulis Wraps Clyde.

"Harap dicatat, bahwa tidak ada yang ilegal tentang pergi ke kota dengan grafis pada kendaraan Anda, tetapi mungkin membingungkan orang lain!".

http://global.liputan6.com/read/2266956/menyembunyikan-mobil-baru-di-balik-karat?source=search

-Stefanny Adeline-

Karya Seni Unik dari Tumpahan Kopi

Liputan6.com, Roma - Membuat karya seni menakjubkan tak melulu harus menggunakan bahan-bahan mahal. Di tangan Giulia Bernardelli, kopi tumpah pun bisa dijadikan medianya.

Karya seniman Italia 27 tahun yang bergelar sarjana seni rupa dari Bologna, Italia ini selalu spontan. Tak jarang terjadi karena kecelakaan menumpahkan kopi.

Meski demikian, seniman yang bekerja dengan anak-anak di sebuah museum ini mampu membuat karya-karya indah. Seperti wajah wanita cantik, artis, kapal laut hingga taman bermain.

"Aku memutuskan untuk mengganti kuas dengan apa yang ditawarkan alam, seperti daun, kulit buah, atau hanya makanan," kata Bernardelli kepada Huffington Post.

"Aku tidak pernah merencanakan pekerjaanku terlebih dahulu... Sebagai contoh, ketika aku minum kopi, aku merenungkan nuansa bahwa aku bisa menciptakan sesuatu jika membaliknya di atas meja," ungkap Bernardelli.

http://global.liputan6.com/read/2266903/karya-seni-unik-dari-tumpahan-kopi?source=search

-Stefanny Adeline-



Landskating, Melukis dengan Sepatu Roda

Liputan6.com, Beijing - Melukis dengan kuas sudah biasa, bagaimana dengan menggunakan sepatu roda. 

Adalah Tian Haisu, seniman sepatu roda pertama di dunia. Ia pintar menggabungkan kecintaannya akan seni dan permainan sepatu rodanya, untuk membuat lukisan yang indah.

Ia mengkhususkan diri dalam lukisan lanskap tradisional China.

"Melukis dengan sepatu roda membuat perasaanku menyatu dengan seni. Melalui perantara ini, aku ingin memberikan bentuk tradisional lukisan 'hidup baru'," ungkap Tian yang mulai melukis sejak umur 3 tahun.

Untuk membuat lukisan-lukisan yang unik, Tian menggunakan sepasang sepatu yang dimodifikasi dengan cat hitam menempel pada bagian roda. Dia menempatkan cat hitam itu dalam pola yang disengaja di atas kanvas besar.

"Seluruh tubuhku terlibat, dan aku membuat semua karya lukis lanskap," katanya. "Ciptaan tersebut penuh dengan kekuatan, kecepatan dan ritme. Saya sangat bersemangat membuatnya, karena menunjukkan emosi yang sangat kaya dengan bentuk yang sederhana. Saya menyebutnya 'landskating'."

Lahir pada tahun 1988, Tian adalah lulusan dari Institut Seni San Francisco, dan saat ini ia menjadi mahasiswi seni di California. Penghargaan besar pertama ia terima pada usia 18 tahun, ketika salah satu karya seninya ditampilkan selama Olimpiade di China.

Sejak itu, ia diperkenalkan di seluruh China dan Amerika Serikat. Dia juga memenangkan berbagai penghargaan atas lukisannya, dan sekarang menjadi duta untuk Dana Pendidikan di Beijing Huaya.

Lukisan terbarunya, 'Blood-Lane-Line' saat ini dipajang di Fakultas Seni California. Karya setinggi 13 meter dengan lebar 6 meter itu digantung di dinding hingga menjuntai ke lantai. 

"Maksud dari penempatan itu untuk memberikan kesan bahwa langit dan bumi diisi dengan kesenian kreasiku," jelas Tian.


-Stefanny Adeline-

Selasa, 11 Oktober 2016

Indahnya 'Langit' dari 100.000 Balon Putih

Liputan6.com, London - Seniman Perancis bernama Charles Petillon memerkan karya seni uniknya di Covent Garden, London. Dia menciptakan pemandangan langit yang tak biasa, menggunakan 100.000 balon bewarna putih.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Senin (31/8/2015), Charles menamai karyanya "Heartbeat". Sebagai perlambang detak jantung dari para turis di pusat kota London.

Dia mendekor gedung seluas 54 meter x 12 meter bersama timnya yang terdiri dari 25 orang dan dikerjakan selama 5 hari. Berat keseluruhan balon-balon itu 320 kilogram.

Pameran ini merupakan bagian dari program budaya yang berlangsung dari 27 Agustus sampai 27 September mendatang.

Yuk, saksikan keindahan balon-balon yang terlihat seperti awan dari postingan yang juga dimuat akun YouTube 111cazza. 


-Stefanny Adeline-

Pameran ini merupakan bagian dari program budaya yang berlangsung dari 27 Agustus sampai 27 September mendatang.

Aksi Balita dan Bayi Gorila Main Petak Umpet

Liputan6.com, Ohio - Tenyata, gorila bisa juga menjadi teman yang menyenangkan bagi balita dalam bermain petak umpet.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Senin (31/8/2015), balita bernama Isaiah Chute dan bayi gorila itu terlilhat bermain petak umpet di Columbus Zoo and Aquarium, Ohio, Amerika Serikat. Awalnya si anak primata itu berjalan cepat ke belakang pohon di balik jendela, agar menarik perhatian Isaiah.

Saat balita itu mengejarnya, si bayi gorila itu malah beralih arah. Kejadian itu berulang-ulang, permainan itu pun semakin seru dan menggemaskan. 

Seperti apa keseruan mereka bermain petak umpet? Ini dia videonya.


-Stefanny Adeline-

 Seperti apa keseruan mereka bermain petak umpet? Ini dia videonya.

Laptop Kardus untuk Mainan Kucing

Liputan6.com, London - Kardus bekas yang biasanya dibuang ternyata bisa dimanfaatkan untuk membuat sesuatu yang lebih bermanfaat. Seperti mainan untuk hewan kesayangan, kucing.

Dilansir dari Bored Panda, Sabtu (15/8/2015), karya Such.Uk itu merupakan solusi inovatif untuk kucing agar tak mengganggu pekerjaan Anda.

Benda bernama "Scratchtop" -- laptop mainan -- terbuat dari bahan kardus yang dapat di daur ulang berfungsi mengalihkan perhatian hewan peliharaan Anda khususnya kucing yang suka memiliki kebiasan menggaruk.

Tampilannya mirip komputer jinjing asli dilengkapi wallpaper lucu bergambar ikan atau kucing, papan tombol kardus untuk menggaruk. Dengan sebuah mouse berbentuk tikus dan ditempeli berbagai stiker.
'Scratchtop' dibandrol seharga $ 35 atau sekitar Rp 481.000. 

Berminat membelikannya untuk 'si manis'?


-Stefanny Adeline-

Laptop untuk kucing. (Bored Panda)

Naik Kursi Goyang Unik Ini Bisa Bertiga, Mau?

Liputan6.com, Jakarta - Pada saat merasa lelah, tak sedikit yang menggunakan kursi goyang untuk bersantai dan relaksasi. Bisa di dalam atau luar ruangan.

Intinya agar merasa tenang, damai dan senang. Sebab efek relaksasi dari kursi goyang tidak hanya mempengaruhi psikologis manusia, tapi juga dapat menurunkan tekanan darah dan melancarkan pernafasan.

Terinspirasi dari itu, dua bersaudara Jules dan Jason Henry pun berkreasi. Mereka adalah biang di balik ide kreatif Sveglio -- sebuah perusahaan desain furnitur yang menghasilkan karya outdoor indah.

Seperti dilansir dari My Modern Met, Selasa (4/8/2015), salah satu kreasi yang diciptakan mereka adalah 'Volo'.

Kursi goyang dengan keranjang tidur gantung (hammock), yang dibuat dengan desain minimalis berbentuk bulat. Bagian kaki-kakinya terbuat dari baja yang di las, dan sebagian lainnya dicetak 3 dimensi.


-Stefanny Adeline-

Kursi goyang unik yang bisa dinaiki hingga 3 orang. (My Modern Met)